IKNPOS.ID – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mulai membawa dampak positif bagi daerah tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Asisten I Pemkab PPU, Nicko Herlambang, yang menilai bahwa pembangunan infrastruktur di PPU mengalami kemajuan signifikan, terutama dibandingkan kondisi sepuluh tahun lalu.
Nicko menyatakan bahwa banyak infrastruktur yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya kini telah terwujud, salah satunya adalah Bandara VVIP IKN yang terletak di Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam.
“Sepuluh tahun lalu kita tahu sendiri bagaimana akses menuju Sepaku. Sekarang yang dulu tidak ada, sekarang ada, termasuk bandara VVIP,” ungkap Nicko dikutip Kamis 17 Oktober 2024.
Proyek Infrastruktur Strategis
Selain bandara, Pemkab PPU juga menyebutkan sejumlah infrastruktur penting lainnya yang berhasil terbangun berkat hadirnya proyek IKN.
Beberapa di antaranya adalah Jembatan Pulau Balang, jalan tol, serta beberapa proyek jalan pendekat yang didanai oleh pemerintah pusat.
“Infrastruktur seperti jalan menuju gua Tapak Raja dan jalan Riko-Maridan juga sudah terbangun. Ini sangat luar biasa bagi kami,” ujar Nicko.
Ia menambahkan bahwa kini masyarakat dapat mengakses jalan-jalan tersebut dengan lebih mudah, berbeda dengan kondisi sebelumnya di mana akses menuju Kecamatan Sepaku sangat terbatas dan sering mengalami kerusakan.
Dampak Positif bagi Ekonomi dan Kesejahteraan
Nicko berharap bahwa proyek-proyek pemerintah di wilayah PPU akan terus mendorong kemajuan, tidak hanya dalam hal infrastruktur, tetapi juga dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran IKN seolah menjadi perwujudan dari impian pembangunan yang selama ini diinginkan oleh masyarakat PPU.
“Kita merasakan bahwa impian kapsul waktu kita terwujud,” katanya, mengacu pada cita-cita jangka panjang pembangunan yang kini mulai terealisasi berkat proyek IKN.
Dengan percepatan pembangunan yang terus berlangsung, pemerintah daerah PPU optimistis bahwa wilayah ini akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Timur.