IKNPOS.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Sekdaprov Kaltim), Sri Wahyuni, menyatakan bahwa peluncuran buku Antalogi Gagasan Masa Depan Anak Muda Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan bukti nyata semangat anak muda Kalimantan Timur untuk terus berperan aktif dalam pembangunan dan perkembangan IKN.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara peluncuran buku yang berlangsung di Aula Serbaguna Gedung Kantor Pusat PT BPD Bankaltimtara, pada Selasa 15 Oktober 2024.
“Dengan tersusunnya buku Antalogi ini, anak muda Kaltim telah menunjukkan bahwa mereka tidak pernah tertinggal dalam mengikuti perkembangan informasi dan selalu menjadi pusat tren untuk memulai hal-hal baru,” ungkap Sri Wahyuni.
Buku ini, lanjut Sri, menjadi bukti komitmen dan kontribusi nyata anak muda melalui Gerakan Pembangunan Nusantara (Gerbangtara) terhadap IKN.
Menurutnya, kehadiran buku ini menunjukkan bahwa anak muda Kaltim bukan hanya berperan sebagai penonton, tetapi juga sebagai pelaku aktif yang menyuarakan gagasan dan ide mereka untuk masa depan IKN.
“Keinginan menjadikan IKN sebagai milik bangsa, di mana anak muda adalah bagian penting di dalamnya, membutuhkan keterlibatan dan kerja nyata mereka. Salah satu langkah awal adalah menuangkan pemikiran mereka ke dalam buku ini,” jelas Sri Wahyuni.
Lebih jauh, dia menegaskan pentingnya peran anak muda saat ini sebagai calon pemimpin masa depan, yang diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak muda produktif saat ini akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Mulai dari sekarang, mereka harus mulai membangun ekosistem dan memainkan peran mereka,” tambahnya.
Sri juga berharap, gagasan yang dituangkan dalam buku ini tidak hanya berhenti pada ide, tetapi juga diiringi dengan aksi nyata yang berfokus pada penciptaan kebijakan dan inisiatif yang memajukan masyarakat Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda Kemenpora, Muhammad Adsan, menyampaikan bahwa buku ini adalah hasil kolaborasi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan para pemuda Kaltim yang tergabung dalam Gerbangtara.