Penurunan terbesar terjadi di Jepang sebesar USD 1.826,94 juta (42,81 persen) dan di Filipina sebesar USD 1.206,51 juta (34,79 persen).
Di sisi lain, Kaltim juga berkontribusi 2,11 persen terhadap ekspor ke Uni Eropa, dengan Spanyol, Belanda, dan Italia sebagai negara penerima utama.
Ketiga negara ini memberikan kontribusi sebesar 1,51 persen terhadap total ekspor Kaltim, dengan nilai masing-masing USD 174,02 juta, USD 132,08 juta, dan USD 101,16 juta.
Ekspor ke Timur Tengah dan Prospek Kedepan
Ekspor Kaltim ke negara-negara Timur Tengah tercatat mencapai USD 173,98 juta atau 0,64 persen dari total ekspor. Namun, angka ini juga mengalami penurunan sebesar USD 35,26 juta atau 16,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, potensi ekspor dari Kaltim masih besar, terutama ke negara-negara ASEAN dan APEC.
Dengan perbaikan kinerja ekspor ke Vietnam dan Kamboja, serta komitmen untuk meningkatkan produksi dan diversifikasi produk ekspor, diharapkan kontribusi Kaltim terhadap ekspor nasional dapat kembali meningkat di masa mendatang.