“Kami berharap Pilkada dapat berjalan lancar hingga pelantikan kepala daerah baru. Tahapan yang telah dilakukan sejauh ini di Kaltim menunjukkan perkembangan yang positif,” tambahnya.
Antisipasi Kerawanan Pilkada
Terkait kekhawatiran mengenai potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada di Kaltim, Akmal menganggap hal tersebut sebagai ruang untuk introspeksi dan meningkatkan kewaspadaan.
Ia menjelaskan bahwa kerawanan yang terdeteksi lebih disebabkan oleh luasnya wilayah Kaltim, yang mempengaruhi logistik dan partisipasi pemilih.
“Bawaslu mengatakan kita cukup rawan karena wilayah kita sangat luas, sekitar 15-16 ribu hektar. Jadi kerawanan ini lebih ke tantangan logistik dan partisipasi pemilih, itu yang harus kita optimalkan,” katanya.
Dengan dilantiknya kembali Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Kaltim, harapannya adalah pembangunan IKN dan pelaksanaan Pilkada di wilayah tersebut bisa berjalan lancar dan sukses.