Catatan Dahlan Iskan

Delapan Prabowo

Share
Share

Tentu masih pakai APBN yang lama. Ruang geraknya masih dibatasi alokasi anggaran yang sudah diputuskan DPR. Rasanya tidak bisa lagi presiden baru mengajukan perubahan APBN. Tinggal dua bulan. Kecuali untuk APBN tahun 2025 –kalau dianggap perlu.

Yang bisa dilakukan Presiden Prabowo adalah memberikan sinyal-sinyal harapan baru. Bagi rakyat maupun bagi investor.

Sinyal keamanan dan kestabilan politik rasanya sudah kuat. Apalagi kalau PKB dan PDI-Perjuangan jadi gabung ke kabinet baru.

Tapi tidak mudah memancarkan sinyal ekonomi yang kuat. APBN begitu terbatasnya. Apalagi dihadapkan pada tingginya utang luar negeri.

Harga-harga komoditas ekspor tidak setinggi di zaman Presiden Jokowi. Di bidang ini Jokowi seperti dimanjakan Tuhan: harga ekspor batu bara gila-gilaan. Pun kelapa sawit. Juga nikel dan bauksit.

Prabowo tidak lagi menikmati anugerah itu.

Jangan-jangan juga tidak mendapat anugerah Tuhan lainnya: curah hujan yang begitu baik selama empat tahun terakhir. Selama empat tahun ini para petani begitu tenang. Pun bila harga pupuk masih tinggi.

Curah hujan begitu tinggi –tapi tidak berlebihan sampai banjir bandang. Petani bisa tanam padi tiga kali setahun –selama empat tahun.

Tentu Prabowo punya mantra sendiri: angka delapan. Itulah harapan besarnya. Tanggal lahirnya delapan. Partainya nomor delapan. Dan Prabowo presiden kedelapan.

Anda pun akan berharap setidaknya nilai akhir masa jabatan Prabowo setidaknya juga delapan. (Dahlan Iskan) 

 

Share
Related Articles
Buka Blak
Catatan Dahlan Iskan

Buka Blak

Oleh: Dahlan Iskan Siapa yang "kecopetan" terbanyak di krisis bursa saham belakangan...

Ibadah Stres
Catatan Dahlan Iskan

Ibadah Stres

Oleh: Dahlan Iskan Kalau saja permintaan MSCI dipenuhi,apa saja yang akan berubah...

PT Bukan
Catatan Dahlan Iskan

PT Bukan

Orang seperti apa yang lebih cocok memimpin lembaga keuangan: orang yang suka...

agak laen
Catatan Dahlan Iskan

Agak Laen

Oleh: Dahlan Iskan Black Weekend. Panik. Serbasalah. Weekend kali ini agak lain....