Pertumbuhan ekonomi Kaltim pada 2023 mencapai 6,22 persen, melampaui rata-rata nasional yang hanya 5,05 persen.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kaltim juga mengalami peningkatan, mencatat 67 persen pada Agustus 2024.
Angka ini hanya kalah dari Bali dan meningkat sekitar delapan persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Yusniar menjelaskan bahwa lonjakan ini adalah hasil dari pembangunan IKN yang mendorong peningkatan pariwisata dan ekonomi lokal.
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pembangunan IKN telah berdampak positif pada perekonomian daerah sekitarnya. “Coba cek di BI (Bank Indonesia) Kalimantan Timur, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama berapa persen, kuartal kedua berapa persen.
Pembangunan sudah berdampak ke wilayah sekitar, dan pertumbuhan ekonomi di atas tujuh persen,” ujar Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke IKN baru-baru ini.
Pembangunan IKN fase pertama terus berlanjut sesuai rencana, dengan efek jangka panjang yang diharapkan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Timur dan sekitarnya.