Ia menawarkan beberapa strategi untuk meningkatkan pengumpulan zakat, termasuk menggaet para muzakki (pemberi zakat) dari sektor perdagangan, perkebunan, dan pertambangan.
Pemerintah Kaltim siap membantu memfasilitasi pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) dengan entitas-entitas tersebut agar lebih banyak zakat yang disalurkan melalui Baznas.
“Saya minta Baznas segera melakukan pemetaan para muzakki potensial di seluruh Kaltim, dan kami akan bantu berkomunikasi dengan mereka,” ujar Akmal Malik.
Harapan Baznas RI untuk Peningkatan Zakat di Kaltim
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, berharap agar dalam sisa waktu tiga bulan terakhir tahun 2024, Baznas Kaltim dapat mengejar target pengumpulan zakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Rekening Baznas harus kosong. Artinya, zakat yang diterima segera disalurkan kepada yang membutuhkan. Dengan pola ini, kepercayaan masyarakat akan meningkat,” tutup Noor Achmad.
Baznas Kaltim diharapkan dapat memperkuat pengelolaan zakat dan berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim melalui program-program yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi.