IKNPOS.ID – Pemerintah segera melaksanakan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim) tahap kedua setelah tahap pertama mendekati selesai.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, untuk pembangunan IKN tahap kedua pemerintah mendorong masuknya investor baik swasta dalam negeri maupun asing.
Menurutnya, saat ini sudah banyak investor masuk untuk pembangunan IKN tahap kedua ini. Setidaknya ada 40 investor swasta dan 40 lainnya dari asing.
“Tapi, saya kira sudah cukup banyak. Ada sekitar lebih dari 40-an swasta yang masuk ke sana. Kalau dengan asing mungkin ada sekitar hampir 80-an,” ujarnya.
Namun, Suharso sendiri mengaku belum mengetahui betul para investor itu akan memulai investasinya.
“Tapi, kapan mereka akan memulai, itu saya kira boleh ditanya pada otorita (OIKN),” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga melaporkan progres pembangunan tahap 1 IKN mencapai 89 persen lebih.
“Tahap 1 dibagi tiga batch, yang pertama dikerjakan sejak 2022 itu sampai saat ini sudah sampai 89 persen lebih,” kata Danis.
Ia menjelaskan, rencana induk pembangunan IKN diatur dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2022 yang mengamanatkan bahwa IKN dibangun mulai 2022 sampai dengan 2045.
“Jadi, sekitar 23 tahun. Jadi, membangun ibu kota itu jangka panjang,” ujar Danis.
Dalam kurun dua tahun terakhir sampai akhir Juli 2024, lanjutnya, pembangunan IKN berfokus pada penyediaan infrastruktur dasar, meliputi kebutuhan air, jaringan jalan, sanitasi, persampahan, hingga kantor pemerintahan.