Home Uncategorized Mengenal Tarian Khas Kalimantan Timur IKN yang Kerap Ditampilkan di Festival Budaya
Uncategorized

Mengenal Tarian Khas Kalimantan Timur IKN yang Kerap Ditampilkan di Festival Budaya

Share
Tari Datun Ngentau, sebuah tarian adat Suku Dayak Kenyah di Kalimantan Timur. Foto: Shutterstock/Arya Dwiky Fadilah
Share

Menurut kepercayaan, tarian tradisional ini merupakan permohonan kepada sang Pencipta agar hasil panen melimpah, mengharapkan kesejahteraan, serta suasana damai, tertram, dan harmonis antara manusia dengan alam.

Tari Burung Enggang

Tari Burung Enggang atau Tari Kancet Lasan adalah tarian yang berasal dari Suku Dayak Kenyah ini untuk menyambut pahlawan peran yang menang dalam peperangan.

Namun, kali ini biasa ditampilkan untuk menyambut tamu pemerintahan, tamu kebesaran, serta upacara adat.

Menurut kepercayaan, Tari Burung Enggang dilambangkan sebagai simbol perpindahan masyarakat Dayak Kenyah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Hal ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat lokal yang dulunya sering berpindah tempat untuk mencari keselamatan dan menghindari perang antar suku.

Tari Jepen

Tari Jepen merupakan tarian tradisional yang sudah banyak dipengaruhi budaya Melayu dan Islam. Para penari menggunakan busana perpaduan khas Melayu yang Islami, serta campuran budaya Indonesia. Iringan musik pun menggunakan musik Tingkilan, salah satu musik khas Kutai.

Tari Jepen mengisahkan tentang seorang gadis penduduk Suku Kutai yang memiliki rutinitas berladang. Mulai dari menebar benih sejak subuh, hingga proses menanam padi.

Tari Jepen kerap dilambangkan sebagai bentuk kerja keras, gotong royong, sekaligus bentuk syukur dan doa kepada Tuhan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Tari Punan Letto

Tari Punan Letto, yakni sebuah tarian tradisional Suku Dayak Kenyah yang sarat akan makna. Berasal dari kata “punan” yang berarti merebut, serta kata “letto” yang berarti gadis.

Tari tradisional khas Kalimantan Timur ini berkisah tentang seorang pemuda yang memperebutkan seorang gadis dan mempertahankannya dengan berani.

Hal inilah yang kerap menjadikan Tari Punan Letto sebagai bentuk siap suku Dayak Kenyah yang gigih mempertahankan miliknya.

Tari Ganjur

Tari Ganjur, atau lebih sering dikenal dengan Kanjar Ganjur merupakan tarian istana dan menjadi simbol kekuasaan sultan.

Tarian ini hanya ditampilkan dalam upacara tertentu yang bersifat tertutup.

Share
Related Articles
IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
Uncategorized

IKN Gandeng Kalimantan Utara, Sinergi Baru Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Wilayah

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat kerja sama strategis dengan...

KIPI Maloy harus direvitalisasi
Uncategorized

Pemprov Kaltim Siapkan Rp10,5 Miliar untuk Tim Ahli Gubernur 2026, Ini Rincian Honor hingga Perjalanan Dinas

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan anggaran sebesar Rp10,5...

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Foto: Dok/Puspen TNI
Uncategorized

Panglima TNI Sebut Status Siaga 1 untuk Uji Kesiapsiagaan Prajurit dan Alutsista

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto menegaskan bahwa instruksi status Siaga...

Uncategorized

Fitur-Fitur Canggih Galaxy S26: AI Makin Pintar, HP Bisa Atasi Masalah Sendiri

IKNPOS.ID - Samsung Electronics resmi memperkenalkan flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26, dengan...