IKNPOS.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko menyatakan, bahwa para menteri Kabinet Indonesia Maju akan mulai pindah secara bertahap ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai September 2024.
Menurutnya, jadwal kepindahan tersebut sedang disusun oleh pihak terkait.
“Jadwalnya sudah ada, tinggal disusun dan dilihat kesiapannya di lapangan. Rencananya mulai September ini, kita akan melihat bagaimana perkembangan di lapangan,” kata Moeldoko saat menghadiri pameran Bali Airshow Internasional pada Rabu 18 September 2024.
Untuk tahap awal, Moeldoko menyatakan bahwa ada 18 staf Kepresidenan yang akan dipindahkan ke IKN.
“Di KSP nanti ada 18 orang yang bisa berangkat lebih dahulu. Jadi, memang ada tahapan-tahapannya,” ujarnya.
Kepindahan ASN dan Penyediaan Fasilitas di IKN
Selain menteri, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga akan mulai pindah ke IKN pada bulan-bulan mendatang.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menyebutkan bahwa sebanyak 1.700 ASN akan mulai pindah pada Oktober 2024.
Pemerintah sedang mempersiapkan 47 tower apartemen untuk menampung para ASN yang pindah.
Anas menjelaskan bahwa pemerintah telah merancang skenario terkait jumlah penghuni apartemen dengan konsep berbagi tempat tinggal (sharing) dan tidak berbagi.
Anas menegaskan bahwa ASN yang sudah menikah tidak perlu khawatir karena mereka tidak akan berbagi apartemen.
“Arahan dari Bapak Presiden dalam rapat terbatas terakhir adalah bagi mereka yang sudah menikah, tidak perlu berbagi tempat tinggal di apartemen, sehingga fokus dari seluruh ASN yang pindah ke IKN ini lebih terjaga,” kata Anas di Sumbu Kebangsaan, IKN.
Selain apartemen, pemerintah juga akan membangun fasilitas pendidikan di sekitar tempat tinggal para ASN, sehingga keluarga mereka, terutama anak-anak, dapat melanjutkan pendidikan tanpa kendala.
Langkah ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi ASN yang sudah berkeluarga agar mereka tidak perlu khawatir dengan fasilitas pendidikan bagi anak-anak mereka.