IKNPOS.ID – Proses pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dimatangkan oleh pemerintah.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menyiapkan skenario pemindahan ASN, namun pelaksanaannya menunggu arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa pihaknya telah siap untuk memindahkan ASN dengan skenario by name by address, yang sudah disusun secara rinci berdasarkan unit setingkat eselon satu dari berbagai kementerian.
Hal ini dilakukan agar proses pemindahan dapat langsung dieksekusi ketika ada perintah dari Presiden Jokowi.
“Kami menunggu arahan Presiden, tapi Kementerian PANRB telah melakukan skenario by name by address berdasarkan unit setingkat eselon satu, dan berdasarkan kementerian semua itu sudah disiapkan. Jadi, begitu diperintahkan, dapat segera diproses,” kata Anas dalam keterangan tertulisnya dikutip Senin 16 September 2024.
Fasilitas Hunian untuk ASN
Saat ini, sudah ada 560 unit hunian yang siap ditempati oleh ASN di IKN. Setiap unit hunian memiliki fasilitas yang cukup lengkap dengan 1 kamar mandi dan 3 kamar tidur, di mana satu kamar utama dilengkapi dengan kamar mandi pribadi.
Selain itu, hunian tersebut juga dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan, dapur, dan area cuci piring.
Menariknya, hunian untuk ASN ini dilengkapi dengan sistem smart home, yang memungkinkan penghuni untuk menggunakan teknologi barcode scanning sebagai akses masuk ke kamar mereka.
Menurut Anas, hunian tersebut juga terintegrasi dengan sistem digital yang memungkinkan para ASN untuk menikmati fasilitas modern.
Selain itu, lokasinya dirancang sedemikian rupa sehingga para pegawai dapat dengan mudah berjalan kaki atau berolahraga menuju pusat kantor yang berdekatan.
“Presiden berharap, sistem hunian ini terintegrasi dengan sistem digital dan kualitasnya juga baik untuk ASN,” tambah Anas.
Kesiapan Pemindahan ASN
Pemindahan ASN ke IKN menjadi salah satu langkah besar dalam proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.