IKNPOS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa pembangunan jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2024, atau paling lambat pertengahan tahun 2025.
Proyek ini akan memangkas waktu tempuh dari Balikpapan maupun Samarinda ke IKN secara signifikan, dari yang sebelumnya 2,5 jam menjadi hanya sekitar 45 menit.
“Saat ini, perjalanan dari Balikpapan ke IKN mungkin masih memakan waktu 1,5 jam hingga 2 jam atau lebih. Tetapi pada akhir tahun ini, setelah jalan tolnya selesai, waktu tempuh kira-kira hanya akan memakan waktu 40-50 menit,” ujar Jokowi saat meninjau salah satu proyek hunian milik investor Rusia di IKN, seperti yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 25 September 2024.
Target Rampung Jalan Tol dan Bandara Nusantara
Meski jalan tol diperkirakan rampung akhir tahun, Jokowi menyebutkan ada kemungkinan proyek ini selesai paling lambat pertengahan tahun depan.
“Jika ada keterlambatan, jalan tol mungkin baru akan selesai pada pertengahan tahun depan,” imbuhnya.
Dengan beroperasinya jalan tol, akses menuju IKN akan semakin mudah, terutama bagi mereka yang tiba melalui Bandara Nusantara.
Presiden mengatakan, dari bandara ke pusat IKN, waktu tempuh akan menjadi sekitar 15 menit jika jalan tol sudah selesai.
“Dari airport menuju IKN, kalau tolnya sudah jadi, kira-kira hanya 15 menit. Ini untuk menunjukkan kepada investor kita dari Rusia betapa prospektifnya berinvestasi di IKN,” ucapnya.
Bandara Nusantara Rampung Desember 2024
Jokowi juga menambahkan bahwa pembangunan fasilitas Bandara Nusantara, termasuk terminal dan perpanjangan landasan pacu (runway), diproyeksikan selesai pada akhir tahun 2024.
Dengan rampungnya proyek tersebut, pesawat berbadan lebar diharapkan sudah dapat mendarat di Bandara Nusantara pada Desember mendatang.
“Bandara Nusantara saat ini dalam proses pembangunan. Kemarin, saya sudah mendarat di sana, pesawat saya sudah sampai ke apron dengan mulus, dan bandara akan selesai 100 persen di bulan Desember tahun ini,” jelas Jokowi.