IKNPOS.ID – Sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menghadapi fenomena Supermoon.
Fenomena Supermoon atau bulan purnama terjadi saat bulan dekat dengan bumi atau perigee.
Dampak dari Supermoon adalah air pasang laut sehingga menimbulkan banjir rob di sejumlah daerah terutama wilayah pesisir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan sejumlah wilayah pesisir di Indonesia diperkirakan akan dilanda banjir rob.
Wilayah rawan banjir rob yakni pesisir Kalimantan, Sumatera dan Jawa.
Dalam keterangan resminya, BMKG menyebut akan terjadi banjir rob
di beberapa wilayah mulai Rabu 19 – 23 September 2024 mendatang.
Potensi banjir itu berdampak pada aktivitas masyarakat yang berada di pelabuhan dan pesisir.
Mulai dari aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
BMKG mengingatkan masyarakat terus waspada dan siaga pada dampak kejadian ini.
Selain itu meminta masyarakat untuk memperhatikan informasi terbaru dari BMKG melalui berbagai kanal atau langsung mendatangi kantor BMKG terdekat.
Berikut wilayah yang berpotensi terkena banjir rob selama fenomena Supermoon terjadi:
1. Pesisir Kalimantan Timur
Mulai hari ini 18-23 September 2024 waspada banjir rob terutama di
Pesisir Balikpapan Barat dan Pesisir Balikpapan Timur
2. Pesisir Sumatera Utara
Sejak Selasa 17 hingga 23 September 2024 waspada banjir rob di
Pesisir Medan Belawan, Pesisir Medan Marelan, dan Pesisir Medan Labuhan
3. Pesisir Sumatera Barat
Mulai 19-23 September 2024 wapada banjir rob di Pesisir Kota Padang dan Pesisir Padang Pariaman
4. Pesisir Banten
Mulai 19-23 September 2024 waspada banjir rob di Pesisir barat Banten dan Pesisir selatan Banten
5. Pesisir Jakarta
Sejak 12 – 14 September 2024 terjadi banjir rob di Pesisir utara Jakarta
6. Pesisir Jawa Barat
Mulai hari ini 18-21 September 2024 waspada banjir rob di
Pesisir selatan Sukabumi dan Cianjur
7. Pesisir Jawa Tengah
Sejak 13-21 September 2024 waspada banjir rob di
Pesisir utara Jawa Tengah (13-17 September) dan Pesisir selatan Jawa Tengah (18-21 September)