“Masifnya pembangunan di IKN diprediksi akan mendongkrak sektor konstruksi di Kalimantan Timur dan daerah sekitarnya. Bekal pengetahuan tentang teknik konstruksi yang efektif dan efisien, pemilihan bahan bangunan yang ramah lingkungan, hingga tren yang berkembang di pasar, akan meningkatkan daya saing dan menjadi nilai tambah bagi tenaga konstruksi, yang pada akhirnya akan memberikan mereka kemudahan dalam mendapatkan pekerjaan,” ungkap Vita Mahreyni.
Kolaborasi antara SIG dan Kementerian PUPR ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas dan keberlanjutan pembangunan di IKN, sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga konstruksi yang berperan penting dalam proyek-proyek infrastruktur nasional.