IKNPOS.ID – Pemerintah Rusia terus menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang sedang dibangun di Kalimantan Timur.
Namun, belum ada proyek spesifik yang digarap oleh Rusia di calon ibu kota baru tersebut.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mengungkapkan dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa, 20 Agustus 2024, bahwa Rusia menerima sinyal positif dari pihak Indonesia terkait potensi investasi.
“Saya tidak mendengar secara pasti tentang proyek atau program spesifik yang sedang dilakukan perusahaan Rusia di Nusantara. Namun, kami mendengar dari delegasi Indonesia mereka ingin melihat perusahaan Rusia melakukan sesuatu untuk IKN,” kata Dubes Sergei.
Sergei meyakini bahwa perusahaan Rusia memiliki kompetensi yang mumpuni di berbagai bidang, termasuk transportasi umum, digitalisasi pengelolaan kota, dan penanganan polusi.
“Kami memiliki pengalaman yang sangat baik dan perusahaan Rusia akan siap berbagi pengalaman ini dengan pihak Indonesia,” ucapnya.
Meski demikian, Dubes Sergei menekankan pentingnya pemahaman yang lebih spesifik dari pihak Indonesia mengenai kebutuhan di IKN.
Ia berharap pemerintah Indonesia dapat memberikan informasi yang jelas tentang bidang-bidang yang diminati untuk diinvestasikan, sehingga perusahaan Rusia dapat menyesuaikan dengan kebutuhan tersebut.
“Kami akan siap untuk melakukan sesuatu (di IKN),” terangnya, mengisyaratkan kesiapan Rusia untuk terlibat lebih dalam dalam proyek IKN jika ada kejelasan mengenai kebutuhan dan peluang investasi yang tersedia.
Dubes Sergei juga menambahkan bahwa Rusia telah mencapai banyak tujuan dalam proyek-proyek terkait penanganan polusi, yang menurutnya sesuai dengan konsep Kota Hijau yang diusung oleh IKN Nusantara.
“Karena itu, mari kita pahami apa yang dapat kita lakukan, dan perusahaan Rusia akan siap melakukannya,” pungkasnya.
Dengan potensi kerja sama yang besar di berbagai sektor, kehadiran investasi Rusia di IKN Nusantara bisa menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan ibu kota baru yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.