IKNPOS.ID – Salah satu konsep yang diusung dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah Green Energy. Untuk itu, setiap elemen yang jadi penunjang IKN juga harus didasarkan pada konsep tersebut.
PT PLN (Persero), BUMN yang bertugas memasok listrik untuk calon ibu kota Indonesia itu memiliki komitmen mendukung pembangunan kelistrikan IKN dengan konsep green, smart & beautiful. Ini sejalan dengan upaya menjadikan IKN sebagai kota hijau, futuristik, dan berkelanjutan.
PT PLN juga telah siap menghadirkan listrik dari 100 persen energi hijau pada upacara peringatan HUT Ke-79 RI di IKN pada 17 Agustus mendatang.
Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, upacara HUT RI Ke-79 menjadi momen bersejarah bagi Republik Indonesia. Untuk itu, PLN all-out untuk mendukung kelancaran peringatan kemerdekaan ini lewat listrik andal yang bersumber dari energi hijau.
“PLN siap all-out dalam menghadirkan suplai listrik hijau 100 persen yang andal demi kelancaran upacara Kemerdekaan HUT RI ke-79 di IKN Nusantara. Hal ini merupakan wujud komitmen PLN untuk mendukung IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan,” ujar Darmawan, Kamis 15 Agustus 2024.
Ia juga menjelaskan, kepastian keandalan suplai listrik hijau 100 persen ini didukung dari produksi listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN yang telah mencapai kapasitas produksi 10 Megawatt (MW).
Angka ini jauh lebih besar dari proyeksi kebutuhan listrik untuk perayaan HUT RI, yaitu sekitar 1,5 MW. Tidak sampai di situ, kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan menjadi 50 MW pada akhir tahun 2024.
Ketersediaan pasokan ini didukung oleh pengoperasian gardu induk berteknologi Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN dengan kapasitas 2×60 Mega Volt Amphere (MVA). Selain itu, PLN juga telah merampungkan pembangungan jaringan transmisi sepanjang 26,03 kilometer-route (kmr).
”PLN telah menyelesaikan pembangunan gardu induk berteknologi GIS 4 IKN, yang akan mendukung keandalan kelistrikan di IKN. Kehadiran gardu induk ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan perayaan HUT RI ke-79, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan listrik jangka panjang di IKN,” lanjut Darmawan.