IKNPOS.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono baru-baru ini membocorkan rahasia di balik kesuksesan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dalam sebuah pernyataan yang menginspirasi, Basuki mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan proyek besar ini adalah dimulainya dengan niat yang baik.
“Kalau saya selalu diskusi dengan Presiden Jokowi, rahasia kita membangun IKN itu cuma satu yaitu niat baik dan keihlasan,” kata Basuki dalam wawancara video yang diterima IKNPOS.ID, Minggu 18 Agustus 2024.
Basuki secara terbuka mengungkapkan, bahwa Kementerian PUPR selama ini tidak memiliki tenaga ahli khusus dalam pembangunan kota.
“Pertama terus terang, kami tidak memiliki pengalaman dalam pembangunan kota, PUPR selama ini hanya berfokus pada pembangunan jalan, jembatan, air minum dan gedung. Tapi membangun kota kami tiak memiliki pengalam ang banyak,” ujarnya.
Namun, kata Basuki, karena didasari niat baik yang diusung sejak awal, akhirnya dipertemukan dengan para ahli yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam pembangunan kota.
“Akhirnya kamu lakukan sayembara, dapatlah pak Simbarani ahli urban desain. Kemudian kita ingin membangun Istana yang benar-benar karya anak bangsa, dapat pak Nyoman. Untuk Lanscape kita dapatkan pak Yeye di Likupang, Manado” sebutnya.
“Dan ada satu lagi, interior Istana, itu gak gampang. Waktu itu saya minta tolong ke ibu Dirjen Cipta Karya untuk mencari arsitek yang membangun Kempinski Apurva Bali, dapat Pak Dodo,” sambungnya.
Selain itu, lanjut Basuki, kunci membangun IKN ini terletak pada semangat dan mental para pekerja di lapangan. Ia selalu berpesan, agar menjadi pribadi sebagai Pekerja Umum (PU), melainkan pegawai Kementerian PUPR.
“Saya selalu bilang (ke pekerja), jadilah orang PU, jangan jadi orang yang bekerja di Kementerian PU, coba dilihat jam 1,2,3 masih banyak orang pakai rompi PU dan itu bukan orang yang bekerja di kementerian PU. Kalau orang yang bekerja di Kementerian PU itu dari jam 8 sampai jam 4 sore. itu baru orang yang bekerja di Kementerian PU,” pun