Home Tekno BMKG: Modifikasi Cuaca di IKN Turunkan Intesitas Hujan hingga 97 Persen
Tekno

BMKG: Modifikasi Cuaca di IKN Turunkan Intesitas Hujan hingga 97 Persen

Share
BMKG menyebar bahan semai sebagai operasi modifikasi cuaca di IKN, Rabu 19 Juni 2024. Foto: Ilustrasi/Dok/BMKG
BMKG menyebar bahan semai sebagai operasi modifikasi cuaca di IKN, Rabu 19 Juni 2024. Foto: Ilustrasi/Dok/BMKG
Share

IKNPO.ID – Plt Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengklaim bahwa
operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak Juli 2024 selama 24 jam membuahkan hasil.

OMC dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur, di antaranya Istana Kepresidenan, Bandar Udara VVIP IKN, dan Jalan Tol menuju kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara.

“Alhamdulillah operasi modifikasi cuaca yang dilaksanakan BMKG sejak Juli lalu berhasil mengurangi kejadian hujan yang turun hingga 97 persen,” kata Dwikorita dikutip dari situs bmkg.go.id, Selasa 6 Agustus 2024.

“Sementara 3 persennya adalah hujan yang masih terjadi namun lebih bersifat lokal dengan intensitas ringan dan durasi yang singkat, yaitu berkisar 1 jam,” sambungnya.

Menurut Dwikorita, keberhasilan OMC ini membuat proses pengerjaan berbagai proyek di IKN dapat berjalan dengan maksimal dan optimal.

“Dukungan BMKG dalam pembangunan IKN, juga mencakup penyediaan sejumlah data dan informasi mengenai cuaca dan iklim yang dimanfaatkan instansi lain untuk berbagai kegiatan pembangunan di IKN,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto mengatakan sebelumnya, pada periode 4-18 Juli, rasio keberhasilan OMC hanya mencapai 70 persen, (29 jam hujan dari total 186 jam operasional).

Namun, pada periode selanjutnya, yaitu periode 19 Juli – 2 Agustus rasio keberhasilan mencapai 97 persen (hanya 6 jam hujan dari total 354 jam operasional).

Operasi modifikasi cuaca, kata dia, dilaksanakan selama 24 jam non-stop tanpa henti dengan tujuan agar potensi hujan di kawasan IKN yang meliputi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, Kawasan Inti, dan Kawasan Penyangga dapat dikurangi.

“Ada tiga pesawat, yaitu 1 unit Casa 212 – 200 milik TNI Angkatan Udara dan 2 unit Cessna Caravan 208B milik PT Smart Cakrawala Aviation yang digunakan untuk mencegat awan hujan masuk di kawasan IKN yang diterbangkan dari Samarinda dan Balikpapan,” pungkasnya.

Share
Related Articles
Tekno

Layak Ditunggu! Oppo A6s Akan Rilis di Indonesia, Punya Fitur Fotografi dalam Air

IKNPOS.ID - Oppo Indonesia akan meluncurkan Oppo A6s di Tanah Air pada...

Tekno

Keren! Galaxy S26+ Dilengkapi Tiga Fitur Baru Pendukung Foto dan Video

IKNPOS.ID - Samsung resmi memperkenalkan lini Galaxy S26 yang mencakup Galaxy S26,...

Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...