Home Kesehatan Kenali Bahaya Sering Konsumsi Makanan yang Dibakar
Kesehatan

Kenali Bahaya Sering Konsumsi Makanan yang Dibakar

Share
Bahaya mengonsumsi makanan yang dibakar. Foto: Ilustrasi/Freepik
Bahaya mengonsumsi makanan yang dibakar. Foto: Ilustrasi/Freepik
Share

IKNPOS.ID-Anda pecinta kuliner dengan pengolahan dibakar, seperti ikan bakar, ayam bakar, atau sate? Mungkin setelah ini, Anda harus mengurangi frekuensi sering mengonsumsi makanan yang dibakar.

Walaupun rasanya sangat nikmat, ada bahaya di balik pengolahan makanan tersebut.

Berikut ini bahaya terlalu sering mengonsumsi makanan yang dibakar;

Kanker

Rupanya, makanan yang pengolahannya dengan cara dibakar bisa menyebabkan kanker. Kandungan protein pada ayam, ikan, dan daging dapat bereaksi dengan suhu tinggi dari pembakaran dan membentuk senyawa karsinogenik.

Senyawa inilah yang dapat merusak komposisi DNA dalam gen Anda, sehingga dapat memicu perkembangan sel kanker. Untuk mengurangi pembentukan senyawa tersebut, Anda dapat merendam daging dalam bumbu tradisional dan alami serta menghindari memasak daging dalam waktu lama pada suhu tinggi.

Kandungan gizi menghilang

Kandungan protein tinggi terdapat pada semua jenis daging. Protein dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi.

Namun, pengolahan dengan cara dibakar pada suhu yang tinggi bisa menghilangkan kandungan protein tersebut.

Langkah pencegahannya adalah membakar daging pada suhu rendah atau dengan api kecil dalam jangka waktu yang lama agar seluruh bagian daging dapat matang secara lebih merata tanpa menghilangkan kandungan protein.

Asam lambung

Kinerja lambung menjadi lebih berat ketika mencerna makanan yang dibakar, sehingga asam lambung menjadi naik dan meningkat. Oleh karena itu, orang yang memiliki penyakit lambung dan maag tidak disarankan untuk terlalu sering mengonsumsi makanan yang dibakar.

Cacing yang masih tertinggal dalam daging

Proses memasak daging dengan dibakar tidak sepenuhnya membuat daging matang dengan sempurna. Hal ini dapat menimbulkan potensi cacing atau larva/telur cacing yang masih hidup di dalam daging tersebut. Untuk menghindarinya, pas

Share
Related Articles
kasus campak Pamekasan
Kesehatan

Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara...

Berhenti Makan Nasi Duluan, Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan
Kesehatan

Berhenti Makan Nasi Duluan! Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan

IKNPOS.ID - Banyak orang langsung menyantap nasi atau makanan manis saat adzan...

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan
Kesehatan

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan

IKNPOS.ID - Banyak orang salah kaprah dengan menghentikan total aktivitas fisik saat...

Kesehatan

Otorita Pastikan Fasilitas Kesehatan di IKN Siap Layani ASN

IKNPOS.ID - Fasilitas kesehatan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota...