IKNPOS.ID – Ide pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan bukanlah gagasan baru atau keinginan semata Presiden Joko Widodo.
Melainkan, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Bung Karno, telah mengemukakan konsep ini sejak masa awal kemerdekaan.
Rencana ambisius ini muncul dari visi strategis Bung Karno untuk membangun sebuah negara yang lebih merata dan kuat.
Kurator Pembangunan IKN, Ridwan Kamil (RK), menegaskan, bahwa pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara (IKN) adalah keinginan bangsa negara dari zaman Presiden ke-1 Sukarno hingga Presiden ke-2 Soeharto.
Namun keinginan itu baru dieksekusi pada zaman Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.
Pernyataan Ridwan Kamil ini sekaligus menjawab pertanyaan sgelintir masyarakat yang mempertanyakan apakah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah keinginan Jokowi.
Menurutnya, rencana itu sudah dari zaman Sukarno yang awal rencana IKN dibangun di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
“IKN versi Indonesia bukan oleh Pak Jokowi. Dari awal sudah oleh Bung Karno. IKN-nya Bung Karno adalah di Palangka Raya. Kalau ada yang bilang ini netizen, ‘oh ini Pak Jokowi’, nggak,” kata Ridwan Kamil di Jakarta, dikutip Kamis 25 Juli 2024.
Pria yang biasa disapa akrab Kang Emil ini menjelaskan, bahwa pembangunan IKN di Palangka Raya yang dikehendaki Bung Karno Ketika dikaji ulang tidak memungkinkan.
Kemudian pada zaman Presiden ke-2 Soeharto muncul rencana pembangunan IKN dipindah ke Jonggol, Jawa Barat (Jabar). Namun rencana itu pun gagal.
“IKN itu dari zaman Bung Karno sudah dikaji. Pilihannya Palangka Raya. Karena situasi belum memungkinkan, nggak jadi,” ujarnya.
“Zaman Pak Harto IKN-nya diubah lagi, IKN-nya di Jonggol, ramelah calo-calo tanah di Jonggol. Eh, nggak jadi, wah sekarang rugi besar, paham ya,” jelasnya.
Kang Emil Kembali menegaskan, jika IKN adalah keinginan bangsa negara dari zaman Sukarno dan Soeharto.
Kemudian di zaman Jokowi momentum tersebut ada hingga dipilihlah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai lokasi pembangunan IKN saat ini.