IKNPOS.ID – Ribuan tamu akan berdatangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) saat perayaan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Ribuan tamu itu juga diprediksi akan memanfaatkan kunjungan ke IKN untuk berwisata ke wilayah sekitar IKN.
Setidaknya ada 5 destinasi wisata di sekitar IKN yang bisa menjadi tujuan wisatawan. Pertama, Hutan Mangrove Mentawir yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara. Menurut Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, hutan mangrove Mentawir memiliki luas 2.300 hektar.
“Ekowisata ini menyajikan keindahan alam yang dapat dinikmati sambil berjalan kaki atau menggunakan perahu yang disewakan. Hutan Mangrove Mentawir telah menjadi sumber ekonomi bagi warga sekitar, salah satunya dengan menghasilkan produk olahan buah mangrove,” kata Danis di Jakarta, Sabtu 20 Juli 2024.
Yang kedua kawasan wisata Gua Tapak Raja, masih dilokasi mangrove. Gua Tapak Raja berjarak sekitar 30 kilometer dari titik nol IKN yang menyuguhkan keindahan gua dikelilingi pepohonan asri. “Luas Gua Tapak Raja sekitar dua hektar, dan saat ini Kementerian PUPR membangun jalan menuju lokasi,” lanjut Danis.
Destinasi ketiga adalah Bukit Bangkirai yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurut Danis, Bukit Bangkirai merupakan hutan tropis yang menjadi habitat bagi beberapa hewan dilindungi. Dengan luas sekitar 100 hektar, Bukit Bangkirai menyediakan jembatan dengan ketinggian hampir 50 meter untuk menikmati pemandangan alam.
“Destinasi wisata ke empat, adalah Gunung Parung, Ini merupakan puncak tertinggi di IKN dengan ketinggian 1.200 meter. Terletak di Penajam Pase Utara, Gunung Parung menyajikan pemandangan hutan hijau, sungai, danau, hingga Teluk Balikpapan,” ucapnya.
Selain itu, Gunung Parung juga menyimpan kekayaan flora dan fauna endemik seperti bengkirai, meranti, orangutan, monyet, dan burung. Destinasi ke 5 adalah Air Terjun Tembinus, berada di dalam hutan dengan ketinggian sekitar 25-30 meter.
“Meskipun debit air cukup deras, air terjun ini masih tergolong aman dinikmati oleh wisatawan. Para wisatawan dapat melewati tebing bebatuan berlapis-lapis yang tersusun rapi dan menikmati kolam besar alami,” ujarnya.