Catatan Dahlan Iskan

Unair Green

Share
green listrik Ilustrasi
Share

Prof Suparto adalah wakil direktur 3 pasca sarjana. Ia yang jadi salah satu pembicara di acara kemarin.

Pasca sarjana Unair juga baru saja membuka program doktor untuk ilmu ‘Hukum dan Pembangunan’. “Ini prodi satu-satunya di Indonesia,” ujar Prof Suparto.

“Kami ingin memadukan hukum dengan kepentingan pembangunan secara seimbang. Perspektifnya bukan ilmu hukum tetapi dinamika hukum dalam pembangunan,” tambahnya.

Program itu baru dibuka tahun lalu. “Peminatnya membludak. Sampai sebagian harus masuk tahun berikutnya,” kata Prof Suparto yang memang orang hukum.

Salah satu mahasiswanya adalah Kapolda Jatim yang sekarang Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si..

Di samping itu pasca sarjana Unair juga punya S-2 jurusan kajian ilmu kepolisian. Sejak tahun 2012. Di Indonesia baru UI dan Unair yang membuka kajian ilmu kepolisian. Banyak polisi jadi mahasiswanya.

“S-1 semua jurusan bisa diterima di S-2 kajian ilmu kepolisian,” katanya.

Saya sendiri memperkirakan green energi baru akan disukai tiga tahun lagi. Atau lima. Yakni ketika harga baterai sudah turun lagi 30 persen dari harga sekarang.

Harga baterai sekarang pun sebenarnya sudah 50 persen lebih murah dari tujuh tahun lalu. Tapi perlu turun sedikit lagi untuk bisa membuat green energi berkembang tanpa paksaan.

Tiga atau lima tahun lagi Anda pun tidak perlu dipaksa. Pakai solar cell sudah lebih menguntungkan. Siang hari panel surya menghasilkan listrik. Listriknya disimpan di baterai. Malam hari rumah Anda dilistriki oleh baterai.

Kalau kebetulan siang harinya turun hujan sepanjang hari toh Anda tidak perlu menyalakan AC di rumah. (Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Mati Efisien

Oleh: Dahlan Iskan Justru saya yang mereka sebut sebagai petir. Yakni saat...

Lebaran Rezeki
Catatan Dahlan Iskan

Lebaran Rezeki

Tidak habis-habisnya saya minta maaf di sepanjang jalan. Tamu-tamu saya itu tidak...

Pulang Kotor
Catatan Dahlan Iskan

Pulang Kotor

Oleh: Dahlan Iskan Akhirnya saya bisa berlebaran bersama keluarga: berkat Lebarannya mundur...

Hari Kemenangan?
Catatan Dahlan Iskan

Hari Kemenangan?

Oleh: Dahlan Iskan Tidak hanya saya yang tidak bisa kumpul keluarga di...