Home Kesehatan Pekerja Shift Berisiko Tinggi Alami Migrain, Ini Penyebabnya
Kesehatan

Pekerja Shift Berisiko Tinggi Alami Migrain, Ini Penyebabnya

Share
Pekerja Shift Berisiko Tinggi Alami Migrain. Foto: Ilustrasi/Freepik
Pekerja Shift Berisiko Tinggi Alami Migrain. Foto: Ilustrasi/Freepik
Share

Ia menyebut bahwa rata-rata pekerja tidak masuk kerja 10 hari dari setahun akibat serangan migrain.

“Ini rata2 dalam satu tahunnya. Jadi misalnya 10 hari tidak masuk itu berarti sekitar tiap sebulan sekali itu pasti ada masa dimana dia izin dia tidak masuk kerja.”

Share
Related Articles
Kesehatan

Kanker Ginjal Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Gejala Awalnya

Kanker ginjal sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang usia lanjut. Namun...

kasus campak Pamekasan
Kesehatan

Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara...

Berhenti Makan Nasi Duluan, Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan
Kesehatan

Berhenti Makan Nasi Duluan! Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan

IKNPOS.ID - Banyak orang langsung menyantap nasi atau makanan manis saat adzan...

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan
Kesehatan

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan

IKNPOS.ID - Banyak orang salah kaprah dengan menghentikan total aktivitas fisik saat...