Home Kesehatan Dinkes Kaltim Targetkan Three Zero Eliminasi HIV/AIDS
Kesehatan

Dinkes Kaltim Targetkan Three Zero Eliminasi HIV/AIDS

Share
Dinkes Kaltim targetkan zero HIV/AIDS pada 2023. Foto: Ilustrasi/Freepik
Dinkes Kaltim targetkan zero HIV/AIDS pada 2023. Foto: Ilustrasi/Freepik
Share

IKNPOS.ID-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin menyatakan bahwa target Three Zero menjadi kunci dalam upaya mengeliminasi HIV/AIDS di tahun 2030, sejalan dengan program nasional.

“Three Zero tersebut antara lain menurunkan hingga meniadakan infeksi HIV baru, menurunkan hingga meniadakan kematian akibat AIDS, dan meniadakan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA),” katanya di Samarinda, Sabtu 22 Juni 2024.

Untuk mencapai target tersebut, Dinkes Kaltim telah menggelar Rapat Koordinasi dan Validasi Data HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) tingkat provinsi semester I tahun 2024.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Kaltim dalam mencapai target eliminasi HIV/AIDS di tahun 2030.

“Target ini membutuhkan perubahan besar dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ungkap Jaya.

Dia menekankan pentingnya koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota di Kaltim untuk meninjau kemajuan program dan memastikan efektivitas.

Setiap sektor memiliki peran penting dalam mencapai eliminasi HIV sebelum 2030,.

Sinergi lintas sektor ini jaya harapkan menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk bersinergi dan merumuskan strategi yang tepat dalam mencapai Three Zero.

“Diharapkan pula data HIV/AIDS dan PIMS yang sudah divalidasi dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang efektif,” tuturnya.

Jaya menjelaskan bahwa dalam mewujudkan Three Zero di Kaltim membutuhkan upaya terarah dan berkelanjutan.

Beberapa hal penting yang diperhatikan yakni peningkatan akses terhadap tes HIV. Perluasan layanan tes HIV mesti mudah dijangkau masyarakat, termasuk di komunitas-komunitas rentan.

Selain itu, dibutuhkan peningkatan cakupan pengobatan ARV yang memastikan semua ODHA mendapatkan pengobatan Antiretroviral (ARV) yang optimal dan berkelanjutan.

Lalu, pengembangan intervensi pencegahan yang efektif akan memperkuat edukasi dan promosi kesehatan tentang HIV/AIDS, serta mendorong penggunaan alat pelindung diri (APD) yang konsisten.

Share
Related Articles
VIRUS NIPAH MENGINTAI, Indonesia Siapkan Tes PCR
Kesehatan

VIRUS NIPAH MENGINTAI! Indonesia Siapkan Tes PCR

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan telah mengambil langkah antisipatif untuk mencegah...

Virus Nipah Menghantui! Kemenkes Siaga Satu Meski Nol Kasus di RI, Simak Aturan Mainnya!
Kesehatan

Virus Nipah Menghantui! Kemenkes Siaga Satu Meski Nol Kasus di RI, Simak Aturan Mainnya!

IKNPOS.ID - Pemerintah Indonesia langsung tancap gas menghadapi potensi ancaman kesehatan global...

Kesehatan

Dinkes Kaltim Salurkan Ribuan Vaksin DBD di Provinsi Penyangga IKN

IKNPOS.ID - Sebagai upaya strategis menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD)...

Panduan Praktis Skrining Mandiri BPJS 2026
Kesehatan

DETEKSI DINI PENYAKIT KRONIS! Panduan Praktis Skrining Mandiri BPJS 2026

IKNPOS.ID - Kesehatan adalah aset paling berharga yang seringkali diabaikan hingga penyakit...