Home News Bocor! Data BAIS, INAFIS dan Kemenhub Dijual di Dark Web, Harganya 1.000 – 7.000 Dolar AS
News

Bocor! Data BAIS, INAFIS dan Kemenhub Dijual di Dark Web, Harganya 1.000 – 7.000 Dolar AS

Share
Data BAIS bocor dan dijual di dark web BreachForums oleh peretas MoonzHaxor
Share

IKNPOS.ID – Database BAIS (Badan Intelijen Strategis), INAFIS dan Kementerian Perhubungan diduga bocor. Data rahasia milik lembaga negara ini dijual di dark web (situs gelap) yang bernama BreachForums.

Adalah MoonzHaxor yang diduga meretas dan menjual data-data penting milik 3 lembaga negara tersebut.

Today I have uploaded the Badan Intelijen Strategis (Indonesian Military Strategic Intelligence Agency) for you to download (sample) files, and selling for full data of all this thanks for reading and enjoy! (Hari ini saya telah mengunggah Badan Intelijen Strategi (Badan Intelijen Strategis Militer Indonesia) untuk Anda unduh (sampel) file, dan jual untuk data lengkap semua ini terima kasih telah membaca dan menikmati!),” tulis MoonzHaxor seperti dikutip IKNPOS.ID dari BreachForums pada Senin, 24 Juni 2024.

Untuk BAIS, data yang dijual berupa:

  1. DATABASE USERS SAMPLE (DATA)
  2. DATABASE USERS SAMPLE
  3. SECRET DOCUMENTS 1 FILES (PDF)
  4. SECRET DOCUMENTS 1 FILES (PDF)
  5. SECRET DOCUMENTS 2020 – 2022

User database SQL 773KB dijual 1.000 Dolar AS. Sementara secret document single compressed files (zip) 33,7GB dijual 7.000 Dolar AS.

MoonzHaxor hanya mau berkomunikasi via telegram untuk transaksi pembelian. Dia mencantumkan ID Telegram di Dark Web tersebut. Pembayaran hanya menggunakan kripto dan coin XMR. Tujuannya agar tidak bisa dilacak.

Peretasan ini adalah kali kedua terjadi di BAIS. Sebelumnya pada 2021 hal serupa pernah terjadi. Pelakunya sekelompok peretas dari China.

Selain database BAIS, MoonzHaxor juga menjual data INAFIS. Data yang dijual adalah:

  1. DATABASE CONFIG SAMPLE
  2. APPLICATION SAMPLE
  3. INAFIS FACES MEMBER SAMPLE
  4. INAFIS FINGERPRINTS MEMBER SAMPLE

Data-data yang dijual itu dari INAFIS seperti gambar sidik jari, alamat email, dan aplikasi SpringBoot dengan beberapa konfigurasi. Moonzhaxor menjual data tersebut 1000 dolar AS.

Yang terakhir adalah data dari Kementerian Perhubungan. File yang bocor adalah:

  1. Data Kemenhub 30 ribu Karyawan
  2. Data DITKAPEL
  3. Data KSU TG. PERAK (File SQL)
  4. NIP karyawan Kemenhub, Email dan kata sandi default (File XLSX)

Terkait kebocoran itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (purn) Hinsa Siburian membenarkan adanya kebocoran data itu.

Namun, dia mengklarifikasi dan memperjelas soal dugaan kebocoran data milik Indonesia Automatic Finger Indentification System (INAFIS) Polri.

Menurut Hinsa, berdasarkan hasil koordinasi dengan Polri, didapatkan fakta data tersebut merupakan data lama yang tidak terbarui.

Share
Related Articles
News

Jamin Kelancaran Mudik 2026, ASTRA Infra Siapkan Strategi Terintegrasi di Tol Tangerang-Merak

IKNPOS.ID - Pengelola jalan tol ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak telah melakukan...

News

Jasa Marga Diskon Tarif Tol Semarang-Batang 46 Persen Selama Mudik 2026

IKNPOS. ID - PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) menebar kabar gembira bagi...

Open Source Roblox Sentinel
News

Pemerintah Tetapkan YouTube, TikTok hingga Roblox Berisiko untuk Anak, Akun di Bawah 16 Tahun Akan Dibatasi

Pemerintah mulai memperketat pengawasan aktivitas anak di ruang digital dengan menetapkan sejumlah...

News

DPR Tetapkan 5 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

DPR RI resmi menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa...