Karena Gedung Bundar, kantor utama tim Jampidsus dalam proses pemugaran total.
Seperti diketahui, belakangan ini Jampidsus Febrie Adriansyah dikawal oleh Polisi Militer TNI. Ini atas bantuan pengamanan dari Jaksa Agung Muda bidang Pidana Militer (Jampidmil).
Pengawalan itu bukan tanpa sebab. Karena, Febrie dan timnya sedang menangani kasus mega korupsi.
Jampidsus Kejagung menangani sejumlah kasus dugaan korupsi yang besar.
Salah satunya yakni soal pengelolaan tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015-2022.
Bahkan, hingga saat ini penyidik Jampidsus Kejagung telah menetapkan 21 orang menjadi tersangka dalam kasus ini.
Tidak sampai di situ, Jampidsus Kejagung juga terus memburu tersangka baru dalam kasus ini.
Meski demikian, tidak hanya kasus komoditas timah yang tengah ditangani oleh Jampidsus Kejagung.
Penyidik Kejagung juga melakukan pemblokiran terhadap 66 rekening, 187 bidang tanah atau bangunan.
Kemudian, menyita sejumlah uang tunai, 55 unit alat berat, dan 16 unit mobil dari para tersangka.
Total tersangka dalam kasus Korupsi Timah berjumlah 21 orang:
- Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT)
- Direktur Keuangan PT Timah Tbk 2018 Emil Ermindra (EE)
- Mantan Direktur operasional PT Timah Tbk. Alwin Albar (ALW)
- Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa, Suwito Gunawan (SG)
- Direktur PT Stanindo Inti Perkasa, MB Gunawan (MBG)
- Dirut CV Venus Inti Perkasa (VIP), Hasan Tjhie (HT)
- Eks Komisaris CV VIP Kwang Yung alias Buyung (BY)
- Dirut PT SBS, Robert Indarto (RI)
- Pemilik manfaat atau benefit official ownership CV VIP, Tamron alias Aon (TN) sebagai
- Manager operational CV VIP, Achmad Albani (AA)
- Dirut PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta (SP)
- Direktur Pengembangan PT RBT, Reza Andriansyah (RA)
- General Manager PT Tinindo Inter Nusa (TIN), Rosalina (RL)
- Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE), Helena Lim (HLN)
- Pihak Swasta, Toni Tamsil
- Harvey Moeis (HM) sebagai perpanjangan tangan dari PT RBT
- Rusbani (BN) selaku Plt Kepala Dinas ESDM Bangka Belitung Maret 2019
- Amir Syahbana (AS) selaku Plt Kepala Dinas ESDM Bangka Belitung.
- Hendry Lie (HL) selaku beneficial owner atau pemilik manfaat PT TIN
- Fandy Lie (FL) selaku marketing PT TIN sekaligus adik Hendry Lie.
- Suranto Wibowo (SW) selaku Kepala Dinas ESDM Bangka Belitung 2015-2019
Selain kasus korupsi PT Timah, Kejagung juga sedang menangani kasus Jalur Kereta Api di Sumatera Utara, Impor Gula Kemendag, dan PT SMIP. Kemudian, Asuransi Jiwasraya dan Crazy Rich Surabaya versus Antam.
