Catatan Dahlan Iskan

Antre Maling

Share
Catatan Dahlan Iskan saat menonton sidang Donald Trump di New York/harian.disway.id
Share

Amat K.

Besok paginya. Istri : Pah, tadi malam enak ya. Beda dari biasanya. Suami : Emang iya, Mah? Istri : Iya, Pah. Lebih “berasa”. Suami : Anu, anu, Mah. Itu mungkin akibat papah pipis di botol. Kemarin kebelet di perjalanan. Istri : Nanti Papah pipis di botol lagi ya

Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺

BONEK VS AREMA.. Mobil yang saya ceriterakan dikomen di atas, beberapa hari kemudian saya bawa ke Malang. Saya tidak tau kalau hari itu ada pertandingan bola Persebaya vs Arema. Tiba-tiba, setelah masuk kota, saya melihat ada mobil berplat nomor L dilempari batu, oleh abak-anak. Untung lokasi itu tidak jauh dari rumah saudara. Saya langsung belok ke kiri, masuk jalan/gang sempit di kota Malang. Dan langsung parkir, di halaman rumah saudara. Pasti pengalaman itu saya ceriterakan ke saudara.. “Kalau begitu, nanti pas pertandingan sepakbila lagi BERLANGSUNG, oom Agus cepat-cepat pulang Surabaya aja.. Singkat ceritera, sebelum berangkat pulang, oleh keponakan diakali. Plat L, di huruf “L” nya ditempeli 2 (dua) kertas warna putih. Digunting dulu. Kemudian di “pas”-kan. Sehingga angka L seakan huruf E. ### Selanjutnya perjalanan mulus, tanpa halangan. Sampai tujuan..

M.Zainal Arifin

Teknologi tisu basah harus diapresiasi. Untuk cebok kencing dg tisu basah? Apa tisu basah nyerap sisa kencing? Saya bila cebok kencing, pakai kertas koran yg nyerap air, dilipat. Sebagai ganti batu untuk bersuci hilangkan sisa kencing. Kalau sedang pakai celana panjang, tentu kecipatan guyuran air cebok nya. Maka kalau pergi2 saya selalu bawa koran.

Wilwa

Hahahaha. Kencing di botol. Hanya bisa dilakukan pria. Anyway, saya yang suka utak atik aksara Mandarin ini jadi ingat ketika berusaha mengingat cara menulis Niao 尿 atau Urine atau air kencing dalam bahasa Mandarin. Mudah saja “jembatan keledai” hasil menekuni Shuowen Jiezi 说文解字 (Membahas Aksara Memahami Simbol) abad 2 M yang terus diperbaharui hingga Dinasti terakhir Tiongkok. Nih saya beritahu cara nyeleneh memahami Niao 尿. Pertama adalah Anda harus bisa berimajinasi bahwa Shi 尸 adalah, maaf, pantat atau bokong. Lalu Shui 水 atau air yang ditaruh dibawah 尸 adalah air kencing. Mudah bukan? Hal yang sama berlaku untuk Shi 屎 atau tinja atau feses. Yang kemarin sempat saya singgung ketika membahas jalan layang MBZ. Tinggal ganti Shui 水 atau air itu dengan Mi 米 atau biji-bijian atau grains. Karena tinja adalah hasil buangan setelah kita mengkonsumsi grains entah itu beras atau gandum. Begitu cara gila memahami aksara Mandarin ala Wilwa. Hahahahaha

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
Mati Kekenyangan
Catatan Dahlan Iskan

Mati Kekenyangan

Oleh: Dahlan Iskan Kalau di Tarim ziarah orang ke makam seribu wali,...

tiga-huruf
Catatan Dahlan Iskan

Tiga Huruf

Oleh: Dahlan Iskan Pindah dari Tarim ke Kairo seperti pergi dari satu...

Catatan Dahlan Iskan

Produksi Massal

Oleh: Dahlan Iskan Malam sebelum meninggalkan Tarim --menuju Al Azhar, Kairo-- saya...

Catatan Dahlan Iskan

Puncak Gunung

Oleh: Dahlan Iskan Sampai kapan Tarim bisa bertahan dengan konservatifisme Islamnya? Soal...