IKNPOS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tujuan wisata ribuan orang selama libur awal tahun, Kamis, 1 Januari 2026.
Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan di kawasan inti pemerintahan, termasuk sekitar Istana Negara.
Deputi Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimudin, mengatakan suasana perayaan Tahun Baru berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Ia menyebut perayaan tahun ini mengusung tagline “2026 Menanam, Hijaukan Bumi”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi penghijauan yang digelar pada 1 Januari 2026. Program tersebut menjadi simbol komitmen IKN terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Selain kegiatan penghijauan, pengunjung disuguhi berbagai aktivitas budaya dan hiburan. Di antaranya melukis, pengenalan permainan tradisional sumpit, serta pertunjukan alat musik tradisional Sampe.
Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan ruang interaksi sekaligus hiburan bagi masyarakat yang berkunjung. Kawasan sekitar Istana Negara juga tetap dibuka untuk umum dan disambut antusias pengunjung.
Otorita IKN turut melibatkan pelaku UMKM lokal dalam perayaan ini. Sekitar 15 pelaku usaha membuka stan sejak dua hari terakhir hingga 4 Januari 2026.
Alimudin menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga jumlah UMKM berpotensi ditambah. “Banyak sekali pengunjung di IKN, sama seperti hari Natal. Makanya kami mau tambah stan UMKM,” katanya.
Sementara itu, kunjungan masyarakat ke kawasan Istana Nusantara dijadwalkan tetap dibuka hingga 4 Januari 2026. Otorita IKN memastikan pengaturan kunjungan dilakukan secara bertahap.
Salah seorang pengunjung asal Lombok yang bekerja di Balikpapan, Riska, mengaku kagum dengan suasana Tahun Baru di IKN. Ia bahkan telah tiga kali berkunjung ke kawasan tersebut.
“IKN ini makin hari makin luar biasa perubahannya. Suasananya asri, sejuk, dan indah,” katanya. Ia mengaku sengaja menghabiskan momen Tahun Baru bersama keluarga di IKN.
Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, lokasi parkir kendaraan dialihkan ke jalan sumbu timur di samping Istana Negara. Pengalihan dilakukan karena area parkir utama tidak mampu menampung kendaraan pengunjung.



