Untuk mewujudkan Nusantara sebagai kota yang liveable and loveable atau layak huni dan dicintai, aksesibilitas kota menjadi prioritas yang utama. Mulai dari jembatan Pulau Balang yang berfungsi sebagai jalur fungsional ekosistem menuju Nusantara, serta memiliki keunikan sebagai jembatan cable stayed terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu di Surabaya, hingga Jalan Tol IKN Seksi 3A, 3B, 5A dibuka satu arah khusus untuk kendaraan Golongan I (sedan, jip, dan minibus) sebagai jalur alternatif mudik Idulfitri serta akses menuju IKN.
Selanjutnya, akses kesehatan juga telah tersedia dengan berfungsinya sejumlah fasilitas kesehatan di IKN, seperti Rumah Sakit Hermina dan Mayapada Hospital Nusantara. Selain itu, pilihan akomodasi nyaman seperti Swissôtel Nusantara dan Hotel Qubika juga telah berfungsi dan dapat menjadi opsi bagi masyarakat yang datang dari kota kota jauh untuk menginap maupun untuk bersantap siang atau malam.
Tak hanya itu, kini masyarakat juga dapat berbelanja keperluan di sejumlah swalayan yang tersedia seperti Indomaret maupun Coco Mart serta menikmati sajian kudapan dan minuman hangat yang dapat dibeli di Excelso dan 28 Finest.
Sebagai sarana transportasi di area KIPP IKN, telah disediakan bus listrik untuk mengangkut masyarakat yang berkeliling menyaksikan pembangunan dan menikmati bentang alam IKN. Masyarakat dapat menikmati ruang terbuka bersama di IKN mulai dari Plaza Ceremony, Amphitheater, Bukit Bendera, dan Taman Kusuma Bangsa.
Dari lokasi ruang terbuka bersama tersebut, masyarakat juga dapat menyaksikan pembangunan di IKN yang terus berlanjut dari jarak aman.
Tingginya animo masyarakat untuk mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan sebuah indikasi positif yang menunjukkan bahwa pembangunan ibu kota baru ini mendapatkan perhatian dan dukungan yang besar dari masyarakat Indonesia, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.