Ada dua topik yang dibahas di kolong rumah bambu itu: swasembada pangan dan swasembada pikiran.
Yang terakhir itu dipimpin oleh karikaturis terkemuka Wahyu Kokang (Disway 21 November 2024: Kokkang Ibunda).
Topik yang dibawakan Wahyu adalah ”membuat lingkaran”. Seru. Semua pembaca diberi kertas A3. Juga spidol. Semua harus membuat lingkaran.
Itu metode Wahyu untuk mengajar menggambar di rumah sakit jiwa. Wahyu ingin melihat siapa di antara penghuni RSJ yang sudah bisa membuat lingkaran sempurna. Yakni lingkaran yang awalnya dan awalnya bisa bertemu.
Perusuh pun banyak yang membacanya ketika selesai menggambar: banyak yang titiknya tidak ketemu.
Yang juga seru adalah ketika Perusuh harus saling berpasangan. Berhadapan. Lalu saling menggambar wajah yang di hadapannya.
Juaranya, Eksan Susanto, mendapat hadiah: satu kantong keripik tempe dari Mayasari Tempeh, Indiana Amerika Serikat.
Kalau memang dikehendaki saya setuju tahun depan pertemuannya di sini saja: tentu perlu ada pengumuman agar setiap peserta membawa jas hujan. Siapa tahu harus ada yang tidur dengan jas hujan. (Dahlan Iskan)