“Menurut saya sih enak. Tapi kan tidak ada pembandingnya,” ujar Jamal.
Kini ia punya pembanding. Maya memberinya tempe hasil dari pabriknyi yang di Indiana.
Oleh-oleh tempe itu tidak hanya untuk Lien. Saya juga diberi oleh-oleh keripik tempe. Satu pack –ukuran tiga kali Indomie. “Untuk dimakan di pesawat,” katanyi. “Seenak tempe Bogor”.
Satu bungkus itu, di Amerika, dijual dengan harga 5 dolar.
Di pesawat saya kepikiran: saya makan sampai habis atau saya sisakan untuk perusuh Disway yang akan kumpul di Surabaya?(Dahlan Iskan)
Page 4 of 4