IKNPOS.ID – Wakil Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) untuk Perdagangan Internasional Marisa Lago mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim).
Marisa Lago dijadwalan hadir dalam upacara pemotongan pita dengan perwakian Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) meresmikan pusat komando percontohan didanai AS untuk mengelola infrastruktur kota pintar.
Lago juga akan mengunjungi beberapa tempat penting di IKN termasuk Istana Presiden.
Dikutip dari laman resmi US Embassy disebutkan, bahwa Marisa Lago memimpin
delegasi tingkat tinggi AS ke Indonesia sejak 15 hingga 20 November 2024.
Kehadirannya sebagai bagian dari Misi Perdagangan Teknologi Inovatif untuk Pengembangan Infrastruktur Perkotaan guna mempererat hubungan ekonomi, memajukan perdagangan AS-Indonesia.
Selain itu, juga terlibat dalam bidang-bidang utama yang menjadi kepentingan bersama, termasuk infrastruktur digital, kota pintar, dan keberlanjutan.
Perjalanan Marisa Lago dan rombongan ke Indonesia mencakup pertemuan dengan para pemangku kepentingan utama, termasuk pejabat senior pemerintah Indonesia dan para pemimpin bisnis AS di Jakarta dan ibu kota baru Indonesia, Nusantara (IKN).
Misi perdagangan tersebut merupakan bukti kemitraan yang baru-baru ini ditingkatkan antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Dalam pertemuan Presiden Biden dan Presiden Prabowo Subianto 12 November 2o24 lalu, ditegaskan komitmen kedua negara untuk memajukan tujuan Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Indonesia untuk kolaborasi yang lebih mendalam dalam perdagangan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan.
“Misi dagang ini, yang pertama kalinya difokuskan pada kota pintar oleh Departemen Perdagangan AS, akan menghadirkan beberapa perusahaan AS yang paling mutakhir di seluruh industri teknologi dan infrastruktur ke Indonesia,” kata Marisa Lago.
Marisa Lago juga menyatakan AS akan mendukung agenda transformasi digital di Indonesia.
“Kami akan mengupayakan berbagai peluang bagi perusahaan AS untuk mendukung agenda transformasi digital Indonesia yang ambisius, serta rencananya untuk mengembangkan infrastruktur kota pintar di ratusan kota.” lanjutnya.