Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Syafranuddin mengemukakan gebyar literasi bertujuan untuk menumbuh kembangkan minat dan gemar membaca masyarakat.
Selain itu, juga untuk membentuk kecerdasan serta inovasi masyarakat, sekaligus ajang pengembangan dan promosi keperpustakaan.
“Melalui ajang ini, kami yakin akan lahir masyarakat literasi dan tercipta generasi gemar membaca di Kaltim,” ujarnya.
Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim akan membantu para penulis untuk mencetak karya-karya tulisnya sebanyak 10 ribu eksampler per judul.
Anugerah Literasi 2024 diberikan kepada para juara lomba kategori Perpustakaan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Desa/Kelurahan, kategori Lomba Bertutur, Lomba Resensi Buku dan Lomba Duta Baca Kaltim.