Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, dokter Hasmoro, mengatakan RS Hermina Nusantara dibangun di atas lahan seluas 20.700 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 28.210 meter persegi.
RS Hermina Nusantara IKN dirancang dengan kapasitas 200 tempat tidur. Tahap pertama pembangunan yang sudah rampung mencakup 5 lantai serta menyediakan 50 tempat tidur pasien.
Dalam jangka panjang, RS Hermina Nusantara akan diperluas menjadi 8 lantai untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan di Nusantara.
Hingga saat ini, PT Medikaloka Hermina Tbk telah menyerap anggaran sebesar Rp500 miliar dari total alokasi Rp650 miliar yang direncanakan untuk pembangunan rumah sakit tersebut.
Peningkatan kapasitas juga menjadi prioritas, dengan target penambahan tempat tidur pasien menjadi 100 unit pada tahun 2025, untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang di Ibu Kota Nusantara.
PT Medikaloka Hermina Tbk. merupakan salah satu investor pertama yang menyampaikan komitmennya langsung kepada Presiden Jokowi pada tahun 2022 lalu. Saat itu, RS Hermina berkomitmen membangun rumah sakit di IKN.
Komitmen ini terwujud pada tahun 2023 saat dilakukan groundbreaking pembangunan rumah sakit dan mulai beroperasi di tahun ini.
“RS Hermina ini memberikan kepercayaan dan rasa percaya diri bagi ASN yang segera akan kita pindahkan ke Ibu Kota Nusantara. Karena rumah mereka sudah siap, kantornya akan siap pada November ini. Sekali lagi, saya mengapresiasi apa yang telah dibangun oleh Hermina Nusantara. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirahim, pada siang hari ini saya resmikan Rumah Sakit Hermina Nusantara di Nusantara,” ujar Presiden Jokowi.