Meski demikian, Junaidi mengakui bahwa perbaikan fasilitas lain di stadion masih terbatas karena keterbatasan anggaran.
“Kami akan terus berkomunikasi dengan Kementerian PUPR untuk perbaikan fasilitas lainnya, termasuk venue-venue yang mengalami kerusakan,” tutupnya.
Upaya ini diharapkan dapat memajukan infrastruktur olahraga di Kaltim dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi sepak bola di Indonesia.
Page 2 of 2