“Kebutuhan di IKN sangat besar, mulai dari perkantoran, rumah tapak, hingga hotel. UMKM juga diharapkan bisa mengambil bagian dalam kesempatan ini,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya menggali potensi pasar di IKN, Teten berencana membawa para pengusaha yang tergabung dalam Asmindo untuk berkunjung langsung ke IKN pada 21 September 2024.
“Saya nanti akan ajak mereka ke IKN, kebetulan ada rencana dengan Kepala Otorita IKN untuk melihat konsep pembangunan termasuk kebutuhan furnitur,” pungkas Teten.
Dengan fokus baru ini, diharapkan industri furnitur Indonesia mampu bangkit dari pelemahan kinerja ekspor dan memperkuat posisinya di pasar domestik.
Page 2 of 2