Putu juga menilai, bahw pembangunan Istana Garuda menggunakan produk lokal sesuai dengan peraturan tentang Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Saya menggetahui baja yang digunakan dalam struktur dan badan ‘garuda’ dibeli dari Krakatau Steel,” ungkapnya.
Kemudian proses pembuatannya dilakukan di pabrik-pabrik baja besar di dalam negeri. Selain itu, kata dia, proses pembangunan dan penyusunannya melibatkan teknologi canggih seperti las laser.
“Untuk memastikan bahwa logam yang digunakan tetap stabil, tahan cuaca dan tidak bergelombang yang bisa bertahan hingga ratusan tahun,” jelasnya.
“Belum lagi penggunaan kaca antipeluru, beton dengan ketebalan tertentu yang membuat Garuda tampak gagah dengan kepala yang menengok ke depan,” pungkasnya.